Senin, 09 Juni 2014

Friends or foes

Setiap orang memiliki perannya masing masing. Seperti film, ada karakter protagonis dan antagonis. setiap orang adalah pemeran utama di filmnya masing masing. Kita semua pasti memilih karakter protagonis yang memiliki sifat kuat, hebat, bijaksana, dan mempesona. Andai bisa semudah itu.:)

kita di berikan hak untuk memilih menjadi apa di film kita. Tetapi, sayangnya tidak semua yang kita inginkan dapat terpenuhi. Meskipun kita adalah pemeran utama yang menjadi titik pusat perhatian dan penentu kemana arah cerita akan menuju. Skenario telah dibuat semenjak kita dilahirkan oleh sang sutradara, tuhan yang maha esa.

"Kalo gitu tuhan juga yang menentukan seseorang menjadi penjahat, sampah masyarakat, atau pembohong?" Tentu tidak. Memang betul skenario sudah di tulis namun, bukan berarti skenario tidak boleh dirubah bukan? dalam proses syuting, pemain di persilahkan untuk berimprovisasi sesuai dengan keputusan - keputusan yang kalian buat. Asalkan, mendapat izin dari sang sutradara.

Jangan menyalahkan sutradara jika kau tidak semenarik, sekaya, semempesona dia.

Tuhan sudah tahu apa yang kau butuhkan. Ingat, tuhan memberikan yang kau BUTUHKAN bukan yang kau INGINKAN. jangan habiskan waktumu hanya untuk menyesali hal yang tak bisa kau ubah. Tapi perbaiki.

Dalam film sang karakter utama akan bertemu dengan banyak karakter pembantu yang akan menuntun kita ke akhir cerita. Ada mereka yang suka membantu, mereka yang suka berpesta, dan mereka yang suka mencelakai si pemeran utama agar terjerumus kedalam 'bad ending' "Lalu, bagaimana kita memilih mana yang jahat atau yang baik atau yang pura pura baik?" Simple, don't see them from one angle.

Aku sendiri punya 3 angle:
1. Crazy, weird, and funny
  Ini angle untuk teman teman dan sahabat dan orang yang pura pura baik
2. Romantic, charming, and gentle
  Ini angle untuk orang orang yang saya sayangi seperti pacar, mantan, atau mungkin selingkuhan
3. The black side of me
  I believe, you never won't to see it (baca: real me without censored)

Don't believe when a girl said "i love you and i dont need any reason" hihi. Wake up!
Don't believe when your best friend said "whenever you need me buddy, i'll be there for you" did you really believe it? Come on!

Jangan percaya padanya mereka hanya karena dia memberikanmu gelang bagusnya secara gratis. Ingat prinsip memancing "untuk mendapatkan ikan kalian harus melempar umpan. Semakin besar umpannya maka semakin besar kesempatan mendapatkan ikan yang lebih besar" think.

So, believe just one person. YOURSELF. You're not alone on earth but, not every species is your FRIENDS. Many of them are FOES.

Posting Komentar